19 Oktober 2016

Cara Penggunaan Masker Kefir Untuk Detoks dan Perawatan Kecantikan

Cara Penggunaan Masker Kefir Untuk Detoks dan Perawatan Kecantikan - Pernah dengar masker kefir? Masker kefir adalah masker wajah yang terbuat dari kefir atau fermentasi susu kambing atau susu sapi murni yang sehat dan alami. Masker kefir tidak encer seperti yoghurt susu, namun berbentuk krim yang kental. Masker kefir ini mengandung AHA atau alpha hidroxy Acid yang bermanfaat mengangkat sel kulit mati, mencerahkan dan menyehatkan kulit. Selain harganya terjangkau, cara penggunaan masker kefir juga mudah.

Manfaat masker kefir diantaranya adalah mendetoksifikasi racun yang menumpuk pada pori-pori kulit wajah. Racun ini biasanya akibat pemakaian berbagai kosmetik wajah yang mengandung bahan berbahaya. Tentunya dengan cara penggunaan masker kefir yang benar, kefir membantu mengurangi efek penuaan, membuat kulit lebih cerah dan bersih alami, meremajakan kulit dan merangsang tumbuhnya sel-sel baru yang sehat. Tidak hanya itu, bakteri hidup pada kefir juga mengobati jerawat dan kulit yang sensitif atau iritasi.

Kandungan masker kefir tidak hanya AHA, tetapi juga mengandung Biotin, probiotik, vitamin B 1, B12, serta vitamin K. Cara penggunaan masker kefir yang tepat akan semakin memaksimalkan manfaat masker kefir untuk kesehatan kulit wajah Anda. Lalu, bagaimana cara pemakaian yang tepat dan aman? Pertama, tuang masker kefir pada wadah bersih. Kemudian cucilah tangan dan wajah Anda dengan air hangat. Lalu, keringkan dengan handuk bersih dengan cara ditepuk-tepuk ringan, jangan digosok.

Cara penggunaan masker kefir selanjutnya adalah oleskan masker secara merata pada wajah Anda, tidak perlu tebal-tebal. Anda bisa menggunakan tangan atau memanfaatkan kuas. Jika menggunakan kuas, pastikan gunakan kuas wajah yang lembut dan bersih. Hindari daerah-daerah sekitar mata, lipatan hidung atau sudut-sudut bibir yang biasanya sensitif dan tipis. Kemudian diamkan selama 30 menit sampai satu jam. Setelah itu, bilas dengan air hangat sampai semua lemak kefir yang menempel bersih. Keringkan dengan handuk.

Hal-hal yang harus Anda perhatikan dalam cara penggunaan masker kefir adalah kemungkinan terjadinya reaksi alergi. Pada orang-orang tertentu alergi mungkin saja terjadi. Alergi ditandai dengan rasa gatal ringan sampai rasa perih dan memerah. Reaksi gatal pada umumnya tidak masalah karena merupakan reaksi kulit terhadap asam laktat yang terkandung dalam kefir. Kemudian, gatal atau perih juga bisa disebabkan karena pemakaian yang kelewat lama sehingga masker terlalu kering.

Untuk mengatasi hal tersebut, cara penggunaan masker kefir dapat diatur agar tidak terlalu lama. Kemudian pastikan menghindari daerah wajah yang sensitif. Pemakaian masker juga tidak dilakukan setiap hari, Anda bisa melakukannya secara berjala 3 hari sekali atau seminggu 3 kali. Jika perlu Anda bisa menambahkan essensial oil, minyak zaitun murni, virgin coconut oil (VCO) pada masker kefir Anda sesuai kebutuhan. Anda juga bisa mengiringi penggunaan masker dengan pijat ringan menggunakan zaitun atau VCO.
Cara Penggunaan Masker Kefir Untuk Detoks dan Perawatan Kecantikan Rating: 4.5 Diposkan Oleh: syfa' Sauqiah